Sebagaicontoh adalah serangga, pemangsa, parasit, kelaparan, perubahan-perubahan yang bersifat merugikan dalam lingkungan, atau semata-mata proses yang kurang lebih dikenal sebagai proses penuaan yang pada akhirnya berakibat pada matinya suatu organisme tersebut. Berbagaigejala dormansi dan penuaan yang dapat diinduksi dengan pemberian ABA yaitu : memelihara dormansi, menghambat perkecambahan, menghambat sintesis enzim pada biji yang diinduksi giberelin, menghambat perbungaan, pengguguran tunas, pengguguran buah, penuaan daun, dsb. 3. Interaksi ABA Dengan Zat Tumbuh Lainnya Terdapattiga macam bahan yang dapat mengalami peristiwa pemuaian, yaitu pemuaian zat padat, pemuaian zat cair, dan pemuaian zat gas. Peristiwa pemuaian dibedakan menjadi tiga, diantaranya yaitu : Pemuaian panjang, ditandai dengan bertambahnya ukuran panjang suatu benda akibat menerima kalor. Pertumbuhanpada tumbuhan terjadi di daerah meristematis (titik tumbuh), yaitu bagian yang mengandung jaringan meristem. Jaringan ini terletak di ujung batang, ujung akar, dan kambium. Aktivitas jaringan meristem yang terletak di ujung batang/akar menghasilkan pola pertumbuhan yang berbeda bila dibandingkan dengan jaringan meristem di kambium. Gerakhigroskopis adalah gerak bagian tumbuhan yang disebabkan oleh perubahan kadar air (kelembaban) dari sel-selnnya sehingga terjadi pengerutan yang tidak sama. Misalnya gerak membuka-menutupnya sporangium tumbuhan paku oleh anulus. 5. Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut! 1) Gerak membuka dan menutupnya stomata. ROnC4ZL.

contoh peristiwa penuaan pada tumbuhan adalah